Tampilkan postingan dengan label lipstick. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lipstick. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Agustus 2017

REVIEW: WARDAH EXCLUSIVE MATTE LIP CREAM NO 16 17 DAN 18

Note: If you guys checking my blog via mobile, warna fotonya emang keliatan lebih vibrant, jadi agak beda sama shade lipstik aslinya, fotonya juga agak pecah. So, you better click the photos to see the better quality.





Hey fellas!

Setelah sebelumnya gue nge-review Wardah Exclusive Matte Lip Cream no. 13, 14, dan 15 (click here), kali ini gue mau ngebahas soal 3 warna baru mereka yang rilis lagi sekitar sebulan lalu, yaitu Wardah Exclusive Matte Lip Cream no 16-Heart Beet, 17-Rosy Cheek, dan 18-Saturdate Night. Sebenernya 3 warna ini udah sempet nggak sengaja gue intip pas ngecek di website BPOM buat bahan tulisan blog sebelumnya. Awal ngeliat nama-namanya, gue sempet ngira kalo mereka bakal ngerilis warna yang bold dan nggak biasa. Tapi ternyata pas dapet kiriman lagi dari Wardah ke kantor, gue NGAKAK banget! Ah c'mon Wardah, warnanya begini lagi nih? Bahkan menurut gue, nomor 18 mirip banget sama no 13 Fruit Punch. It's like exactly the same! Cuma beda warna kardus.







Sama kayak di posting-an sebelumnya, di sini gue nggak mau ngebahas tekstur karena menurut gue Wardah Exclusive Matte Lip Cream adalah salah satu produk lipstik yang racikan formula nya konsisten walaupun shade-nya beda-beda (tipis). Gue mau ngejabarin dan ngasih unjuk fotonya langsung soal warna terbaru(?) yang dirilis Wardah. Personally, gue suka semua warnanya, karena ya balik lagi, warnanya aman-aman banget buat semua umur dan kalangan. Tapi pas gue coba, gue suka sama warna no. 16 Heart Beet dengan warna merah Fanta. Maaf ya referensi warna gue jadul, Fanta lah dibawa-bawa. Kalo no 18 yaudah lah ya mirip no 13 yang emang gue suka banget, dan buat nomor 17 juga warnanya standar nude lipstick yang masih bisa masuk ke kulit sawo matang.


16 Heart Beet

17 Rosy Cheek

18 Saturdate Night

Posting-an kali ini kayaknya nggak usah panjang-panjang karena gue cuma mau ngasih liat shade terbaru mereka. Plus swatch di bibir dengan muka bagian dagu yang udah nggak jerawatan. Yaay!
Buat Wardah, please please please, kalian pasti bisa ngerilis warna yang lebih bervariasi. Gue nggak benci sih, cuma kalo warnanya aman terus, mirip-mirip dan nggak ada variasi lagi, mungkin aja kan orang-orang bakal beralih ke brand lain buat ngedapetin warna yang lebih bold, karena bosen sama warna yang gitu-gitu aja?

Oiya, terima kasih banget buat semuanya yang udah berkunjung ke blog gue, baik yang pertama kali ataupun yang udah rutin. Gue terharu banget pas traffic posting-an Wardah Exclusive Matte Lip Cream no. 13, 14, dan 15 (click here) gue diklik dan dibaca ribuan kali, dan sampe tulisan ini dibuat, viewers artikel Wardah nude lipstick gue udah hampir 10 ribu. Well, nilai segitu berarti banget dan terhitung gede di blog gue yang biasanya nggak sampe 2 ribu viewers per artikelnya. That's why i thank a lot to you guys :)

Minggu, 21 Mei 2017

REVIEW: 3 NEW NUDE SHADES FROM WARDAH EXCLUSIVE MATTE LIP CREAM

Note: If you guys checking my blog via mobile, warna fotonya emang keliatan lebih vibrant, jadi agak beda sama shade lipstik aslinya, fotonya juga agak pecah. So, you better click the photos to see the better quality.







Hey fellas!
Kali ini gue mau ngebahas soal 3 warna baru Wardah Exclusive Matte Lip Cream yang belum lama ini rilis. Gue emang belum pernah nge-review 12 warna terdahulunya, karena gue cuma punya 1 warna yaitu nomer 5 - Speachless, itupun hasil barteran sama anak kantor. Dan sesuai namanya, gue speechless ngeliat bibir gue dengan warna oren muda, bikin bibir gue keliatan super terang. Sampe akhirnya gue berkesempatan buat nge-review 3 warna baru ini sekarang, yaitu 13-Fruit Punch, 14-My Honey Bee, dan 15-Pinky Plumise yang dikirimin tim Wardah ke kantor gue.





Gue ngeliat ketiganya pertama kali di booth Wardah pas mereka ikutan Jakarta X Beauty-nya Female Daily, sekaligus hari di mana mereka resmi ngerilis warna barunya itu. Gue nggak tau sih apakah kalian berpikiran sama kayak gue pas baru ngeliat mereka berjejer di booth, karena ekspresi gue adalah "Lah kok warnanya begini semua?" sambil megang tiga tube berwarna nude yang hampir mirip satu sama lain. Sebagai cewek yang kurang peka sama perbedaan warna yang nggak terlalu signifikan, i thought Wardah only released one new shade. Tapi pas gue perhatiin baik-baik ternyata emang mereka beda, walaupun beda tipis.




Sebenernya gue selalu skeptis sama warna lipstik nude yang hasilnya suka nggak bagus di bibir dan muka gue. Gue punya permukaan bibir "ngombre", dengan warna pink kemerahan di bagian dalem dan makin menggelap di daerah luarnya. So mostly, bibir gue berwarna gelap layaknya kulit muka gue yang sawo mateng. Tiap kali nyobain lipstik nude (yang mungkin diperuntukkan buat orang-orang berkulit lebih terang), i found it so hard to feel satisfied. Mulai dari nggak bisa nge-cover bibir gelap gue, patchy, or too bright for my skin. Guepun pernah nyoba warna nude generasi pertama Wardah Exclusive Matte Lip Cream, yaitu nomer 3- See You Latte, dan si Speachless tadi dan keduanya nggak cocok di gue. Makanya tiap kali beli lipstik selalu warna bold atau dark mauve yang udah pasti yakin bisa nutup bibir gelap, and enhanced my look as well. 

Tapi ternyata ketiga warna barunya Wardah ini bikin iman gue agak-agak goyah. Di sini gue nggak akan bahas soal kemasan, tube, kandungan, dan sebagainya karena udah banyak banget blog dan artikel yang nge-review soal itu. Gue cuma pengen berkomentar ternyata betapa cantiknya warna-warna nude yang mereka keluarin kali ini, it's like nude for everybody! Mungkin karena ketiganya punya warna nude to pinkish, and a bit mauve, bukan cokelat muda banget gitu.







Kalo dijejerin boksnya, keliatannya Pinky Plumsie jadi shade tertua. Tapi begitu dibuka dan di-swatch, kita bisa liat kalo sebenernya Fruit Punch bakal ngehasilin warna lebih gelap. Oh, dan gue juga suka sama aplikatornya yang agak miring, mempermudah gue buat ngeratain tanpa harus banyak cari angle. Formula krimnya yang thick juga bisa nutupin bibir gue yang gelap dengan baik hanya dengan satu kali dip aja. Nggak terasa berat, dan juga nggak terasa lengket. Salute for this! *tepok tangan*. Warna Fruit Punch jadi warna favorit gue di antara ketiga ini, dan menurut gue warnanya mirip banget sama Colourpop shade Bumble walaupun slightly lebih gelap. Harganya juga cuma Rp59.000, jadi bisa agak berhemat setengahnya dari harga Colourpop.

(Maaf banget gue nggak nampilin foto swatch di bibir, lagi jerawatan parah di seluruh muka. Gue udah coba dan hasil fotonya mengerikan. So i decided to just swatch it on my arm).

Overall, i love them all so much! Tapi sebenernya gue berharap Wardah bisa segera ngilangin kandungan Propyl Paraben dari produknya dan ngerilis warna-warna lain yang lebih bold dan berani. Karena rangkaian Wardah Exclusive Matte Lip Cream selama ini emang didominasi sama warna-warna yang soft dan cenderung aman. Mungkin Wardah bisa ngeluarin warna red wine kayak Make Over Ultra Hi-Matte Lipstick nomer 15-Femme Fatale, or maybe wearable dark brown.

So, which one is your perfect nude?



via GIPHY

Kamis, 04 Mei 2017

REVIEW: MAD FOR LIPSTICK LIPQUID LIPSTICK

note: If you guys checking my blog via mobile, warna fotonya emang keliatan lebih vibrant, jadi agak beda sama shade lipstik aslinya, fotonya juga agak pecah. So, you better click the photos to see the better quality.



ciye, fotonya ala-ala Tumblr pake ada lampunya...

Hey fellas!

Kali ini gue mau review another lip product, brand lokal yang baru-baru ini namanya sering banget seliweran Instagram para beauty blogger. It's Mad For Lipstick Lipquid Lipstick! Gue dapetin produk ini karena Managing Editor di kantor gue dikirimin 3 shade buat di-review sama tim editorial. Karena penasaran, akhirnya gue pinjem sebentar buat difoto dan review secara pribadi di blog.






Kalo menurut website dan cerita dari salah satu tim mereka pas kemarin ketemu buat meeting, Mad For Lipstick adalah brand yang fokus sama inovasi lip products dan rilis sekitar bulan Oktober 2016. For their first project, mereka ngerilis Mad For Lipstick Lipquid Lipstick dengan 6 shade yaitu Lady Like, Alpha, Sweet Violet, Desire, Femme Fatale, dan Introvert. Walaupun agak bold, warna Mad For Lipstick Lipquid Lipstick ini sih masih aman buat kulit orang Indonesia yang kebanyakan sawo matang atau kuning langsat, karena shade-nya masih didominasi pink-red tone dan nude brown. Keenam warna ini udah bisa kita beli di website Mad For Lipstick dengan harga Rp130 ribu.

Tapi sayangnya kali ini gue cuma berkesempatan nyoba 3 warna, yaitu Lady Like, Desire, sama Femme Fatale.


Up to down: Femme Fatale, Lady Like, Desire.


Dari segi packaging, harus gue akuin kalo gue sukaaaaa banget! Kalo biasanya lipstik dikemas dalam bentuk tabung, tube dari Mad For Lipstick Lipquid Lipstick ini terbuat dari mika berbentuk persegi yang bening dan tebel, ditambah lagi tutup berwarna hitam yang bikin tampilan lipstik ini jadi lebih lux. Bentuknya juga bikin nyaman digenggam karena bersudut dan nggak gampang slip. Satu lagi yang bikin keliatan keren, font Mad For Lipstick-nya nggak standar, tapi juga nggak trying so hard sampe-sampe keliatan norak.






Untuk aplikatornya sendiri sebenernya gue nemu 2 masalah, yaitu terlalu lurus dan kaku. Gue sendiri lebih seneng kalo aplikator liquid lipstick itu nggak terlalu tegang, jadi gampang dikendaliin (tapi nggak terlalu lembek juga). Yang kedua, aplikator enak menurut gue harus ada lengkungannya buat ngejangkau dan ngeratain bagian bibir terutama di sudut-sudutnya, kayak punya Stila Stay All Day Liquid Lipstick yang lentur banget dan gampang dikontrol.







Kemasan kelar dikomentarin, sekarang giliran isinya. Kalo menurut gue, tekstur Mad For Lipstick Lipquid Lipstick ini mirip-mirip lipcream pada umumnya, nggak cair tapi juga nggak sepadat mousse. Mungkin agak-agak mirip Colourpop tapi lebih encer. Aroma dari lipstik ini juga tercium kayak vanila, tapi buat yang Femme Fatale entah kenapa kayak ada aroma antiseptik-nya sedikit. Nggak bikin ganggu kok, masih nyaman buat dipake dan bakal hilang setelah selesai diaplikasiin ke bibir.

Ekspektasi gue emang rada tinggi karena packaging-nya yang begitu promising, begitu dipake juga kerasa lembut dan smooth. Tapi ada kesan agak kecewa karena sayangnya nggak seperti yang gue harapin. Mungkin karena bibir gue dasarnya hitam, lipstik ini agak susah buat nge-cover bagian-bagian tersebut. Yang gue rasain justru teksturnya nggak rata-rata, and a bit patchy on my lips. Dari tiga warna ini, gue baru bisa dapetin full coverage setelah 2 kali dipping, dan khusus Lady Like 3 kali dipping. Ini hasilnya...(abaikan bibir pecah-pecah zzzz)


Lady Like

Femme Fatale

Desire


Walaupun begitu, gue masih appreciate sama ketahanannya di bibir, walaupun bikin bibir gue jadi terasa agak kering dan garis-garisnya jadi nyata banget. Pas dipake makan dan minum normal sih pudar, tapi pudarnya rata dan nggak cracking yang bikin bibir keliatan blentang-blentong (if you know what i mean...)

Overall, Mad For Lipstick Lipquid Matte ini bisa bikin gue terkesan dari sisi packaging dan ketahanannya. Tapi jujur aja gue nggak begitu suka terutama soal coverage yang bikin gue harus over and over again celup oles buat ngedapetin hasil yang rata di bibir gue, plus rasa yang terlalu kering dan garis bibir jadi nyata banget. Apalagi gue paling males kalo pake lipstik yang ngasih kesan berat karena berkali-kali apply dan numpuk.

Tapi buat yang pengen nyoba, jangan langsung males begitu baca review dari gue. Karena lipstik itu selera masing-masing pemakainya. Managing Editor gue aja nggak sependapat sama gue, dia malah demen banget sama lipstick ini.

Segitu dulu review-nya buat Mad For Lipstick Lipquid Lipstick, semoga ke depannya bisa ngerilis produk yang lebih banyak varian dengan kualitas dan ketahanan yang makin ditingkatin...

Kamis, 18 Agustus 2016

REVIEW: CHIFFON MATTE LIQUID LIPSTICK BY BEAUTY STORY

note: If you guys checking my blog via mobile, warna fotonya emang keliatan more vibrant, jadi agak beda sama shade lipstick aslinya, dan fotonya agak pecah. So you better click the photos to get the better quality. 



I need to review this! Dari sekian banyak brand makeup yang ngeluarin liquid lipstick, Beauty Story jadi salah satu brand yang menurut gue lumayan cepet ngerespon tren. Awalnya sama sekali nggak tertarik buat nyoba brand mereka, for me their products not really interesting, until they finally launch these lipsticks!

Chiffon Matte Liquid Lipstick dari Beauty Story ini keluar dengan 10 warna yang menurut gue lengkap, mulai dari shade nude, sampe ke warna-warna gonjreng tapi masih wearable buat sehari-hari.




Sebenernya gue sering liat Chiffon Matte lipstick ini di Guardian, Metro, dan terakhir gue liat di AEON sambil wondering "hmm, bagus nggak ya ni lipstick..". Pas kebetulan ada testernya, gue langsung coba dan jatuh cinta sama shade Remember Me yang berwarna nude pink dengan hint mauve. Nggak nyangka kalo warna ini bisa 'masuk' di kulit gue yang kurang bisa pake warna-warna terang.




Gue beruntung bisa nyoba semua warnanya, kebetulan kantor gue dikirimin satu paket buat product info. Jadi punya kesempatan buat ngetes mulai dari pas di-apply sampe ketahanannya.





Start dari packaging-nya, i really loooveee it! Tutupnya warna rose gold cantik banget, tulisan Beauty Story dan Chiffon Matte-nya tegas berwarna gold, nggak terkesan kayak lipstick murahan deh, elite gitu. Botolnya berbahan plastik tebel yang agak berkabut (i don't know how to describe it, kayak frosted gitu botolnya) tapi warna dari lipsticknya tetep keliatan jelas kok dari luar. Terakhir, di bagian pantat botolnya kita bisa liat nama-nama shade-nya.

Begitu dibuka, wanginya nyaman di hidung karena nggak begitu nyengat yang kadang ganggu. Aplikatornya juga cihuy banget nih, panjang dan elastis tapi nggak terlalu lembek, jadi kita juga gampang taking control pas lagi pake lipstik.

*writing this part while listening Drake's 'Controlla'..hihihi*




Here are the swatches! FYI, kulit gue sawo matang dan bare lips gue aslinya gelap. Jadi hasilnya jugabisa beda-beda di orang lain.

LATTE PLEASE

TAUPE CHART

REMEMBER ME (My fave!)

HELLO PINK

PINK A PERFECT

ULTRAVIOLET

BERRY HAPPY

SUPERSTAR

VAVAVOOM

ROSY FUTURE

Gue suka tekstur Chiffon Matte ini, dia liquid tapi ke arah creamy yang enak buat di-blend. Pas dipake, bibir jadi kayak lembut banget, tapi lapisannya nggak bikin bibir berat. Beberapa warna juga gampang banget buat dipake even cuma satu kali swipe aja, misalnya kayak shade Super Star.

 Tapi ada juga beberapa warna yang justru patchy bangett bangett bangett pas dipake, susah ratanya, ngegumpaldan ada juga yang waktu dipulasin lagi pake aplikatornya malah keapus. Anehnya, gue nemuin kesusahan itu justru nggak cuma di warna Latte Please aja tapi juga di warna Berry Happy yang gelap dan gue kira teksturnya malah lebih gampang buat dipake.


Kalo buat ketahanan, Chiffon Matte ini punya ketahanan yang cukup baik dan nggak transfer ke mana-mana kalo lipstiknya udah completely dry, makan minum cantik juga nggak masalah. Tapi kalo udah makan besar apalagi yang berminyak, lipstik ini bakal pudar. Nah, satu lagi yang gue suka! Pudarnya lipstick ini nggak ninggalin efek cracking kayak cat tembok yang coplok, tapi bakal fading sedikit demi sedikit dan nggak bikin bibir kita jadi belang blentong.


Overall, i love this lipstick tapi cuma beberapa shade aja. Bukan karena selera warna, tapi lebih ke formulanya yang gue rasain beda-beda di beberapa warna, patchy dan susah buat diaplikasiin. Harganya Rp 95 ribu/pc, sebanding sama kualitasnya lah. Hmm, kalo pake range, i give 7,5 out of 10 for Chiffon Matte!

Jumat, 03 Juni 2016

REVIEW: LIPKIT BY KYLIE JENNER, IS IT WORTH THE HYPE?

Heyy guys! It's been a while nggak nulis blog (dan selalu kalimat ini yang jadi pembuka tulisan gue hahahahha). Anyway, kali ini gue emang pengen ngebahas lip product lagi, yang sampe sekarang masih nge-hits banget. It's Lipkit by Kylie Jenner! Tapi kali ini gue nge-copy artikel yang gue tulis sebagai review di web-nya Gogirl!. Jadi beberapa waktu lalu, i had one on one session with my Editor in Chief, Mbak Anita Moran buat update soal progres artikel yang lagi berjalan. At the end of our convo, she gave me one unexpected gift while say..

"Aku mau kasih Sahnath hadiah - naruh lipkit itu di meja dan disodorin ke gue- aku taunya Sahnath suka banget lipstik, aku sering denger Sahnath ngobrolin lipstik melulu.."

Yaa apalagi sih reaksi gue selain teriak agak tertahan (masih nyadar itu di ruangan bos) dan bilang "serius mbak???". Hmm, gue nggak tau sih reaksi orang lain pas dikasih lipstik Kylie, tapi yang jelas gue speechless dan seneng banget bisa nyobain lipstick ini. Kalo kata Managing Editor gue, Mbak Metha, ada kemungkinan sekitar 1 : 36475839373635237 lipstik ini dipegang sama Kylie. Katanya ya...

Mbak Anita sempet minta gue buat tulis honest review tentang Lipkit Kylie ini. Karena gue juga demen-demen aja review makeup, nggak dikasih deadline juga, jadi yaudah challenge accepted. Pas pake lipstik ini buat foto review, guepun jadi nyari tutorial makeup Kylie Jenner biar rada-rada mirip gitu lah, biarpun ujung-ujungnya ya nggak mirip juga..

Okay, let's start the review! Artikel ini juga bisa diliat di website-nya Gogirl!: 
http://www.gogirlmagz.com/blog/detail//lipkit-by-kylie-jenner-is-it-worth-the-hype.html

Enjoy!



LIPKIT BY KYLIE JENNER, IS IT WORTH THE HYPE?





When we talk about Kylie Jenner, we definitelly can’t stop talking about her life, family, and ofcourse, her beauty line! Sejak Kylie diberitain ngerilis makeup brand dan dimulai dengan peluncuran koleksi liquid lipstick ‘Lipkit by Kylie’, everybody seems really excited about that! Bahkan di awal peluncurannya tahun November 2015 lalu, Lipkit by Kylie ini langsung sold out cuma dalam waktu satu menit, dan sampe ada yang ngejual lagi di eBay dengan harga sampe 10 kali lipat dari aslinya. Until now, we haven’t lost the excitement yet. Gogirl! juga nggak mau ketinggalan buat share review soal liquid lipstick yang satu ini! Let’s see what our Editor, Syarifah Sahnath Assiry think about this lip product!



Lipkit by Kylie awalnya dateng dengan 3 warna ‘aman’ yaitu nude to brown dan tekstur matte, yaitu Candy K, Dolce K, dan True Brown, lalu disusul sama warna-warna lain yang lebih berani kayak Posie K, Koko K, Mary Jo K, 22, Kourt K, dan Exposed. Kylie juga nambahin koleksi liquid lipstick-nya dengan varian gloss dengan 3 pilihan warna, dan juga metal yang lebih ngasih efek shimmery. Basically, aku suka warna-warna nude yang tone-nya lebih gelap, karena kulit aku sawo matang dan lipstick dark nude selalu jadi andalan kalo pengen muka keliatan lebih cerah. Jadi pilihanku jatuh ke Dolce K yang keliatan punya shade brown tapi nggak segelap True Brown.

Dari packaging, Lipkit by Kylie come up with the dripping design, yang bikin dusnya keliatan simple and cool at the same time. Di pinggiran dusnya kita bisa ngeliat shade dari lipstick-nya dan ini jarang banget ada di dus produk lipstick kebanyakan. Di belakangnya juga ada semacam ‘personal touch’ plus tips dari Kylie yang nyebutin “Line lips with lip liner and fill lips in with liquid lip color”. (hmm, mungkin just in case banyak cewek yang nggak tau kali ya gimana cara ngeaplikasiin lipstick. *rolling eyes*)


Eh tapi makasih lhooo tipsnya, Kylie! (*turn-off the nyinyir mode*)




It comes with two products, the liquid lipstick and the lip liner. Waktu pertama kali rilis, sempet mikir kenapa harganya begitu mahal, it’s $29 atau sekitar Rp377 ribu dan belum termasuk ongkos kirim sekitar $15 karena produk ini belum masuk ke Indonesia. Tapi ternyata karena dapetin 2 produk sekaligus, harganya masih make sense ya. Kalo ribet order via web-nya, beberapa online shop Indonesia udah mulai banyak yang buka pre order dengan harga yang pastinya lebih mahal, sekitar Rp800 ribuan. Tube liquid lipstick-nya dari mika yang cukup tebel dan juga dikasih desain dripping just like the box. Kalo buat lip liner-nya menurut aku masih konservatif dengan sistem diserut while beberapa produk udah keluar dengan sistem roll atau tinggal puter aja. Begitu aku buka liquid lipstick-nya, wangi vanilla yang kuat banget langsung menyeruak. Serasa lagi masuk ke toko kue atau makan cupcake. For sure, aku nggak sabar buat nyoba lipkit ini ke bibir!

First Impression:
Sesuai wejangan Kylie di belakang box (ciye, anaknya nurut banget), aku bakal mulai dari lip liner-nya dulu. Tekstur dari lip liner-nya creamy banget, berbeda dari lip liner kebanyakan yang lebih keras kayak crayonHonestly, it surprised me karena aku nggak ngerasa kesusahan buat ngebentuk garis bingkai di bibir walaupun jadi cepet berkurang isinya dan harus buru-buru diraut. Aku juga nggak terlalu suka sama produk yang ngeharusin penggunanya ngeraut karena cenderung ribet dan boros begitu isinya nempel-nempel di rautan. But again, kemasan pensil lip liner Lipkit by Kylie ini soft banget tanpa harus ngeluarin tenaga ekstra kayak ngeraut eyeliner atau lip liner kebanyakan. Isinya pun nggak terlalu terkuras banyak di rautan.

Start to apply the liquid lipstick, teksturnya emang cair banget! Kalo kebanyakan liquid lipstick punya tekstur agak creamy atau mousse kayak misalnya NYX Soft Matte Lip Cream atau Stila Stay All Day Liquid Lipstickthis thing is literally liquid. Begitu dipake sekali swipe aja, warnanya bener-bener jelas banget dan nggak patchy.Ukuran ujung aplikatornya juga pas, nggak kegedean, kekecilan, atau kependekan, dan enak banget buat dipake nge-blend lipstick-nya.For me, the formula is really awesome! Karena nggak bikin bibir jadi kaku, kerasa ringan banget kayak nggak pake lipstick, dan nggak bikin bibir jadi terlalu kering walaupun garis-garis di bibir jadi keliatan lebih tegas. Drying speed-nya juga cepet, aku cuma nunggu sekitar 30 detikan sampe lipstick ini bener-bener set di bibir. Lipkit by Kylie ini juga kissproof alias nggak transfer ke mana-mana. Jadi kalo dibawa makan atau minum yang nggak terlalu berat, si lipstick bakal tetap stay di bibir kita. Kalopun kita makan makanan yang berminyak banget, lipstick ini lebih ninggalin efek fading atau memudar dibanding cracking yang bikin bibir kita jadi belang-belang.

Tapi sayangnya, aku agak kaget begitu ngeliat warna yang ter-apply di bibir aku justru berbeda sama ekspektasi warna yang ada di dus maupun di tube-nya. It’s more like a brown shade with a hint of grey. Warna yang tadinya aku harap bisa bikin mukaku jadi lebih cerah ternyata bikin muka makin keliatan pucat, because basically the Dolce K color is more like my natural lip color, jadi ya kayak nggak pake lipstick aja gitu.

 






#nofilter #UdahKayakKylieBelom?
So, back to the question, is it really worth the hype? Overall, i can say yes karena formulanya yang bagus banget dibanding liquid lipstick lain yang ada di pasaran. Dari segi warna, menurut aku Dolce K kayaknya nggak terlalu cocok diaplikasiin sama semua skin tone, dan bakal lebih pas sama orang yang punya kulit cool tone atau lebih putih. Tapi kalo ngomongin kualitas, bisa dibilang sebanding deh sama harganya, apalagi dalam satu kemasan kita dapet dua produk sekaligus. Tapi kalo emang masih ngerasa kemahalan, kita bisa akalin dengan dupe atau produk lain yang warnanya hampir mirip tapi harganya jauh lebih murah. So far, yang paling deket buat dijadiin dupe adalah Colourpop Ultra Matte Liquid Lipstick dengan shade Chi, dan juga Beeper walaupun sedikit agak mauve. Harganya juga cuma sekitar Rp130 ribu dan lebih gampang ditemuin di online shop.


photo from @themakeupblock


It’s time for you to try girls! Don’t forget to mention @gogirlmagz and share how your experience about Lipkit by Kylie or the dupe! See you on the next review!

Senin, 01 Februari 2016

FLASH REVIEW : EMINA MY FAVOURITE THINGS LIP COLOR BALM

Heyya! Happy monday everyone!


Udah lama sih sebenernya pengen nge-review produk dari Emina. Dari sejak produk ini di-launching sama PT Paragon Technology dan sempet gue liput, gue nggak cuma terhibur sama packaging-nya yang cute ala-ala makeup Korea, tapi juga penasaran sama kualitas dari produk-produknya Emina.

Dan kali ini gue bakal nge-review salah satu produk unggulan Emina, My Favourite Things Lip Color Balm.



Tadaaaaaa! Emina My Favourite Things Lip Color Balm ini punya 6 shades yang mencolok dan berani. Khas anak muda banget lah, sesuai sama sasaran market teenager yang pernah disebut sama pihak Emina pas rilis waktu itu.



Namanya juga unik-unik, ada Dancing Queen, Library Queen, Socialite Queen, Picnic Queen, Summer Queen, dan Shopaholic Queen.

Keunggulan dari Emina MFTLCB (yaelah singkatannya kepanjangan juga ya -_- fufufufu) dia nggak cuma punya warna yang pigmented tapi juga ngelembapin bibir dan nggak bikin kering. Gue suka bentuk chubby stick-nya dengan packaging yang berwarna sesuai sama warna lipstick. Karena gue orangnya selebor dan suka mentok-mentokin lipstick nggak sengaja ke tutupnya, case berwarna gini nolong banget nutupin kebiasaan jorok gue dan bikin packaging keliatan clean dibanding kalo case-nya transparan. Di bagian bawah bisa diputer buat manjangin bagian lipstick-nya kalo udah pendek. Jadi nggak perlu capek-capek ngeraut, tinggal puter dan aplikasiin ke bibir.
Walaupun wanginya kuat dan menyengat, tapi nggak bikin ganggu kok. Malah enak banget aromanya dan bikin pengen ngendus terus~


L to R : Picnic Queen, Dancing Queen, Shopaholic Queen, Library Queen, Socialite Queen, Summer Queen.
Tapi ada yang gue nggak suka dari lip color balm ini, entah karena kulit gue nggak seputih cewek-cewek Korea atau gimana, beberapa warna lip color balm ini kayak nggak nyatu di bibir gue, terutama warna-warna yang terang kayak pink dan peach. Kalo yang dominan merah sih aman banget dan pigmented di bibir gue. Mungkin kalo pake primer atau foundation dulu di bibir lebih bisa nolong nyatuin warna si lipstick dan bibir gue yang gelap. Lipstick ini juga kurang tahan di bibir dan langsung transfer kalo makan atau minum. Jadi harus sering-sering touch up.

Buat harga, Emina My Favourite Things Lip Color Balm ini bisa dibilang affordable yaitu Rp 48.000. Yaa nggak nguras-nguras kantong banget lah yaa dibanding lipstick branded dengan kualitas yang sama tapi harganya mehonggg~


Emina My Favourite Things Lip Color Balm Swatches

Okay, segitu dulu flash review dari gue soal Emina My Favourite Things Lip Color Balm.
Tunggu product review selanjutnya dari gue yaa!